PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI
KABUPATEN KOLAKA TIMUR

Detail Dokumen

Bupati: KIM Sangat Diperlukan Masyarakat


Nomor Dokumen

300019331

Tanggal Publish

28 September 2018

Jenis Informasi

Program dan Kegiatan

Kategori Dokumen

Berkala

Tipe Dokumen

Text (.jpeg)

Penerbit

Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur


Kandungan Informasi

Bupati Koltim Drs H Tony Herbiansyah MSi menyampaikan, kehadiran kelompok informasi masyarakat (KIM) sangat penting. Hal ini, disampaikan bupati saat membuka sosialisasi pembentukan KIM di Kantor Desa Bou Kecamatan Lambadia, Selasa (18/9), yang dirangkaikan penyerahan bantuan pada keluarga yang terkena bencana petir asal Desa Penanggo Kecamatan Lambandia. Dikatakannya, perkembangan masyarakat pada saat ini menuntut kinerja pemerintah agar dapat selalu dinamis dan berinovasi dalam menjalankan fungsi pemerintahannya. Sesuai dengan Amanat Undang-undang (UU) Nomor (No) 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIB), KIM mengemban tugas mengelola sistim informasi di Kabupaten Koltim, hal ini sangat penting dalam mendukung pembangunan di pedesaan dan salah satunya untuk meningkatkan pemberdayaan KIM, karena di desa muncul banyak inovasi, tetapi tidak di kelola dalam bentuk informasi yang baik yang dapat di akses oleh masyarakat lain. “KIM, adalah suatu lembaga layanan publik yang dibentuk dan di kelola oleh dan untuk masyarakat yang secara khusus berorientasi pada layanan Informasi dan pemberdayaan masyarakat yang sesuai kebutuhannya yang kemudian di harapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” katanya. Sistem informasi masyarakat saat ini lanjutnya, sudah menjadi kebutuhan dasar masyarakat dan pemerintah, informasi yang di sebarkan dapat mendukung arah kebijakan pembangunan di sebuah daerah. Sisi lain KIM adalah komunitas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dimana perannya sangat strategis dalam menyebar luaskan informasi pembangunan yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah. Kehadiran KIM juga demi kepentingan untuk masyarakat diharapkan dapat memberdayakan komunikasi sosisal antara masyarakat dan pemerintah agar masyarakat bisa menerima inovasi terbaru terutama informasi tentang inovasi tehnologi, social budaya yang dapat dikembangkan di masyarakat khususnya di Kecamatan Lambandia ini. Agar informasi dapat dikemas dengan baik diperlukan sosialisasi. Saya atas nama pemerintah daerah sangat mengharapkan KIM yang terbentuk di bekali ilmu Jurnalistik, sehingga mampu mengaplikasikan dalam mengelola informasi yang ada. KIM harus mampu menjadi sumber informasi terpercaya dan aktual dalam mewujudkan sumber daya yang berkualitas melalui pembinaan pemerintah dalam hal ini Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian Kabupaten Kolaka Timur, informasi dapat berjalan secara dinamis sebagai dasar terbentuknya masyarakat madani yang sehat, cerdas, mandiri, terampil, kreatif, inovatif, produktif dan berbudaya tinggi. Hal ini dapat terjadi bila pengelolaan informasi berjalan baik sehinggga dapat mendorong berkembangnya motivasi dan inovasi masyarakat dalam berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan pembangunan di Kabupaten Kolaka Timur ini. Pemerintah Kabupaten Kolaka Timur sangat mendukung pembentukan KIM ini karena di desa banyak dana desa dan sangat penting untuk dipublikasikan dan dari mana saja sumber dana pembangunan kita baik dari APBN dan APBD, Provinsi dan Kabupaten. Transparansi harus di kedepankan jangan sampai informasinya keliru. “Pada kesempatan, ini saya harapkan kelompok informasi masyarakat yang ada di Kabupaten Kolaka Timur ini aktif dalam mengakses informasi, disisi lain tingkat pemberdayaan masyarakat, bangun jaringan terutama jaringan di bidang ekonomi, karena produk pertanian kita sudah berlimpah produksi padi kita Tahun 2017 sudah surplus yaitu 140.428 ton, produksi jagung 4.428 ton, kakao 22.640 ton, lada 893 ton dan populasi terbanyak (sapi) 19.093 ekor belum lagi hortikultura kita yang kadang kala melimpah namun kadang kala masyarakat kita masih mengeluh hal ini karena jaringan pemasaran produk-produk pertanian kita masih tradisional bahkan kadang kala kita masih dikuasai oleh tengkulak-tengkulak apa lagi pada saat musim panen tiba. Pada hal produk pertanian kita sudah terstandar, yang penting disini adalah jalin kemitraan pasar dan bahkan sekarang banyak jenis pemasaran yang menggunakan E-Commersial. Kalau kita tidak berani masuk kedunia Tehnologi informasi ini maka produksi kita tidak akan di kenal dan bahkan proses agribisnis sebagai visi misi Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Timur tidak akan berjalan dengan baik,” paparnya. Olehya itu imbau bupati, leading sektor harus berani membangun kemitraan mulai dari pendamping desa, OPD terkait, seperti Koperindag, dinas pertanian, pangan dan dinas komunikasi dan informasi. Sekarang jaman digital e-Commersial kita di rumah saja bisa melakukan transaksi oleh karena itu perlu pemahaman tentang dunia pasar melalui pemanfaatan tehnologi informasi ini kita harus rajin menyebar luaskan informasi tentang potensi daerah kita, dan hal-hal positif yang telah kita capai dan hindari berita berita yang hanya mau memecah belah kita bahkan ada yang sifatnya berita hoax. “Semoga KIM yang telah terbentuk di Desa Bou ini, berfungsi sebagai mana tujuan pembentukannya dan di ikuti oleh desa-desa lain dalam mempercepat mengakses informasi dibidang peningkatan sosial budaya, ekonomi dan pembangunan yang ada di Kolaka Timur,” tutupnya.(Diskominfo)